Musda VI DMI Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Umat Menuju Bogor Istimewa

Kabupaten Bogor – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI dengan mengusung tema “Peran DMI Dalam Memberdayakan Masjid Demi Terwujudnya Bogor Istimewa”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, sosial, dan ekonomi kerakyatan.

Musda VI DMI Kabupaten Bogor (18/12/2025) dihadiri oleh pengurus DMI tingkat kabupaten dan kecamatan, tokoh ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah. Forum tertinggi organisasi ini menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja ke depan.
Ketua DMI Kabupaten Bogor dalam sambutannya menegaskan bahwa masjid harus dikelola secara profesional dan berorientasi pada pemberdayaan umat. Menurutnya, masjid memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan sosial, terutama dalam membangun karakter masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya saing.

“Masjid tidak boleh hanya ramai saat waktu salat. Masjid harus hidup sepanjang waktu, menjadi pusat edukasi, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan ukhuwah, serta solusi atas persoalan sosial di tengah masyarakat. Inilah kontribusi nyata DMI dalam mewujudkan Bogor Istimewa,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DMI, pengurus masjid (DKM), pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat agar program pemberdayaan masjid dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Musda VI ini turut membahas sejumlah agenda penting, di antaranya penguatan manajemen masjid, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengurus masjid, digitalisasi tata kelola masjid, serta pengembangan ekonomi berbasis masjid melalui koperasi dan usaha mikro umat.

Melalui Musda VI DMI Kabupaten Bogor, diharapkan lahir kepengurusan yang solid, visioner, dan mampu menjawab tantangan zaman, sehingga masjid benar-benar menjadi pilar utama dalam membangun peradaban masyarakat Bogor yang religius, sejahtera, dan berkeadilan menuju Bogor Istimewa.(Lee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *