Citeureup — Lintas Nusantara : Upaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan Workshop Pembuatan Sarana Pengelolaan Sampah yang akan digelar pada Minggu, 12 April 2026 pukul 09.00 WIB di Kampung Kaum RW 02, Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Rumah Bata Foundation bekerja sama dengan Jasa Marga, dengan fokus pada edukasi langsung kepada masyarakat tentang cara mengolah sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Dalam workshop ini, peserta diajarkan membuat berbagai sarana pengelolaan sampah sederhana namun efektif, seperti dropbox sampah, komposter, dan ember tumpuk. Ketiga metode ini dinilai praktis untuk diterapkan di tingkat rumah tangga, terutama dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung. Peserta akan diajak memahami cara kerja alat, proses pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Masalah sampah tidak bisa hanya diserahkan ke pemerintah. Harus dimulai dari rumah. Workshop ini dirancang supaya warga bisa langsung praktik dan menerapkannya,” ujar salah satu penyelenggara.
Kegiatan ini juga menyasar generasi muda dengan pendekatan visual yang menarik dan edukatif. Hal ini terlihat dari materi promosi yang menampilkan anak-anak sebagai simbol pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan warga masyarakat Citeureup terutama generasi muda mampu lebih mandiri dalam mengelola sampah, sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. (Abu Rifki)
